Detail Berita

Kapulaga Asal Kecamatan Gomo Diincar Pasar Internasional

Sabtu, 09-08-2025
Kapulaga Asal Kecamatan Gomo Diincar Pasar Internasional

Gomo, Nias Selatan – Kapulaga hasil budidaya petani Kecamatan Gomo mulai dilirik pasar internasional. Hal ini terungkap setelah sejumlah sampel kapulaga dari desa-desa DEKEGO lolos uji kualitas di laboratorium ekspor rempah Jakarta.

Kepala Dinas Pertanian Nias Selatan, Firman Giawa, menjelaskan bahwa kapulaga Gomo memiliki aroma kuat, biji utuh, dan kadar air rendah sehingga memenuhi standar ekspor. “Kita sedang mengurus sertifikasi organik dan sertifikat fitosanitari,” ujarnya, Rabu (6/8/2025).

Saat ini, kelompok tani di bawah Program DEKEGO sedang memproduksi kapulaga dengan sistem pengeringan modern menggunakan solar dryer dome. Proses ini mempertahankan warna biji tetap cerah dan mencegah kontaminasi.

Sejumlah eksportir dari Uni Emirat Arab dan Jerman telah menyatakan minat untuk membeli kapulaga Gomo. Namun, syarat kontrak menuntut adanya kemasan premium dan label merek yang jelas. Karena itu, pelatihan desain kemasan dan branding menjadi fokus utama DEKEGO tahun ini.

Petani kapulaga, Taufik Lahagu, mengatakan bahwa peluang ekspor ini memotivasi warga untuk meningkatkan kualitas. “Kami mulai belajar sortir biji yang bagus dan mengatur panen supaya seragam,” katanya.

Jika rencana berjalan lancar, ekspor perdana kapulaga Gomo ditargetkan berlangsung awal 2026 dengan kapasitas awal 2 ton per bulan. Pemerintah daerah optimistis komoditas ini akan menjadi andalan ekspor Nias Selatan.

SELAMAT DATANG DI WEBSITE DEKEGO